Posted by: adhe putra | March 9, 2009

Karakteristik Informasi Digital

Blog dan jaringan sosial di Internet punya ciri khas yang disebut hypertextuality. Perbedaan antara hypertextuality dan teks di atas kertas tentunya ada pada kait (link) dan ke-”liar”-an kaitan itu sendiri. Sembarang teks bisa dikaitkan dengan sembarang teks, sesuka-suka kita. Juga, jangan lupa bahwa blog dan teknologi jaringan-sosial amat bergantung pada tagging dan hubungan antara penulis dan pembaca yang lebih longgar.

Teks di atas kertas, sebaliknya, tak punya karakter hyper, tidak se-”liar” informasi digital. Sebab itu teks di atas kertas menjadi jauh lebih “stabil” daripada teks digital. Hubungan penulis dan pembaca dalam lingkungan kertas, setelah tercipta, akan bertahan lebih lama. Ini sangat berbeda dari hubungan di ranah digital, yang seringkali amat cepat berubah alias ephemeral. Hubungan di Internet menjadi lebih langgeng jika diperkuat dengan cara lain, misalnya dengan bertemu muka, seperti yang dilakukan para blogger. Hubungan di Facebook sering menjadi lebih baik karena kita pernah berkenalan.

Ada seabreg perbedaan lain antara teks di atas kertas dan hypertext di Internet, tetapi saya cuma mau menggarisbawahi bahwa karena perbedaan itu, maka ada perbedaan karakteristik dalam “hubungan kekuasaan” di dunia informasi. Bagi saya lebih mudah memahami kemungkinan terbentuknya hubungan baru antara redaksi dan pribadi-pribadi, katimbang langsung menyimpulkan bahwa telah ada pengambil-alihan atau perpindahan kekuasaan.


Responses

  1. thx artikel sangat membantu gua mas

  2. @ agus : membantu apanya? membantu backlink dari commentnya?


Leave a response

Your response:

Categories